
Peragaan 10 Tahun mfpen Bocorkan kolaborasi New Balance di Copenhagen
mfpen membocorkan kolaborasi New Balance saat mempersembahkan koleksi SS27 bertajuk “Deadlines” di Copenhagen Fashion Week. Peragaan ini menandai satu dekade perjalanan label asal Denmark dan menonjolkan estetika ketidaksempurnaan yang menjadi benang merah koleksi.

Koleksi SS27 mengangkat suasana bekerja hingga larut malam untuk menyelesaikan tenggat waktu—sebuah gagasan yang diterjemahkan melalui bahan-bahan bertekstur lusuh, proporsi yang disengaja, serta padu padan yang memberikan kesan longgar dan tak rapi.
Ragam siluet dan tema “Deadlines”
mfpen mengeksplorasi siluet busana kantor yang tampak “terlalu dikerjakan”. Celana pendek dan rok wol dipotong sangat pendek sehingga lapisan dalamnya terlihat, sementara lengan atasan, termasuk sweter rajut kepang, menjuntai melewati tangan untuk menimbulkan kesan kelelahan dan pemakaian lama.
Kolaborasi New Balance dan pilihan alas kaki
Di samping pakaian, mfpen menghadirkan sepatu New Balance Made in USA 992 yang melengkapi tampilan. Pilihan model ini sejalan dengan palet netral yang mengingatkan pada nuansa akhir 1990-an, serta menambah sentuhan kasual yang kontras dengan beberapa elemen busana yang lebih formal.
Pengenalan New Balance 992 memberi titik tumpu yang fungsional sekaligus estetis pada peragaan, menguatkan pesan koleksi tentang benturan antara rutinitas kerja dan kenyamanan atau keausan sehari-hari.
Sentuhan gender dan detail feminin subtil
Beberapa tampilan pria diberi aksen feminin yang lembut, seperti pemakaian stoking renda dan hiasan rumbai. Sementara itu, rajut jersi yang tampak pudar akibat paparan sinar matahari serta keliman mentah menghadirkan kesan tangguh yang kontras dengan ornamen tersebut.
Salah satu tampilan pria mempertemukan kemeja jacquard floral merah yang dikenakan dengan dada terbuka bersama setelan abu-abu gelap. Tampilan lain mengombinasikan kemeja kotak-kotak putih dengan dasi floral yang ditata longgar dan celana berlipit di bagian depan, memperlihatkan permainan batas antara busana kerja formal dan estetika santai.
Aksesori sebagai penyeimbang karakter
Aksesori memainkan peran penting dalam menyempurnakan identitas koleksi. Tas selempang kulit mengilap dan sabuk dengan mata ikan krom menghadirkan karakter alternatif yang menyeimbangkan siluet-siluet lebih formal serta menambah nuansa industri pada keseluruhan tampilan.
Detail seperti tekstur kulit mengilap dan elemen metalik pada sabuk memberi kontras terhadap kain-kain yang tampak usang, sehingga menonjolkan perpaduan estetika elegan dan kasar yang menjadi ciri koleksi.
Bahasa visual dan pesan koleksi
Secara keseluruhan, koleksi SS27 mfpen menonjolkan gagasan bekerja hingga larut malam dan menyelesaikan tenggat waktu melalui pilihan desain yang tampak dipakai lama dan terabaikan. Proporsi yang disengaja, bahan yang pudar, serta campuran aksesori dan alas kaki membentuk narasi visual tentang ketidaksempurnaan yang dirayakan.
Peragaan ini menegaskan identitas mfpen setelah 10 tahun berkarya, dengan pendekatan yang menolak kesan rapi sempurna di dunia kerja sambil tetap menawarkan bahasa busana yang kuat dan mudah dikenali.
