
Potret Charli XCX Era ‘Brat’ Diakuisisi National Portrait Gallery London
Charli XCX kini menjadi bagian dari koleksi National Portrait Gallery di London setelah institusi itu mengakuisisi sebuah potret ikonis yang diambil oleh fotografer Harley Weir. Karya tanpa judul tersebut adalah salah satu gambar dari rangkaian pemotretan untuk era Brat yang menonjolkan citra sang penyanyi.

Potret itu menampilkan Charli XCX bersandar pada dinding, mengenakan crop top putih dan jins hitam yang tidak dikancingkan—sebuah citra yang sekaligus intim dan mempertahankan aura cool khas club girl yang menjadi benang merah album 2024 sang penyanyi yang berstatus double-platinum.
Potret Charli XCX dan estetika ‘Brat’
Gambar-gambar yang diambil oleh Harley Weir untuk era Brat menonjolkan nuansa pengakuan personal dan suasana klub yang intim, sebagaimana tercermin dalam lirik album. Potret yang kini menjadi bagian koleksi galeri itu dipilih karena kekuatan visualnya dalam menangkap identitas artistik Charli—sebuah kombinasi antara kerentanan dan sikap yang tegas.
Ketika dilihat bersama foto-foto lain dari rangkaian pemotretan tersebut, potret tanpa judul ini menempatkan diri sebagai representasi visual yang kuat dari persona Brat. Komposisi sederhana—dinding, pakaian kasual, dan pose yang terkesan spontan—membantu menegaskan narasi yang ingin disampaikan oleh sang artis lewat musik dan citra visualnya.
Harley Weir: dari fesyen ke ranah seni rupa
Harley Weir, yang lahir dan berbasis di London, telah dikenal luas dalam dunia fotografi fesyen. Ia semasa berkarya pernah berkolaborasi dengan nama-nama besar dalam busana seperti Balenciaga, Stella McCartney, Acne, Gucci, dan Marc Jacobs. Selain komitmennya pada dunia fesyen, Weir juga mulai membangun jejak di ranah seni rupa lewat pameran-pamerannya.
Weir sebelumnya pernah memotret Charli XCX sebagai wajah kampanye Heaven pada 2022, sehingga kolaborasi untuk era Brat bukan hal yang benar-benar baru antara keduanya. Kurator senior di National Portrait Gallery, Brandei Estes, menggambarkan pendekatan Weir dengan pujian: “Harley Weir telah mengembangkan bahasa fotografi yang khas, memadukan keintiman dengan kesan kehadiran yang kuat.”
Akuisisi oleh National Portrait Gallery
Langkah National Portrait Gallery mengakuisisi potret ini menandai pengakuan institusional atas peran Charli XCX sebagai figur pembentuk budaya kontemporer. Galeri tersebut memasukkan karya ini ke dalam ruang baru bernama History Makers Now, yang didedikasikan untuk tokoh-tokoh yang dianggap berpengaruh dalam budaya modern.
Institusi bersejarah ini menyebut Charli sebagai “salah satu seniman yang mendefinisikan zaman kita,” sebuah penegasan posisi penyanyi itu dalam lanskap musik dan budaya pop kontemporer. Penempatan foto itu dalam koleksi permanen memberi peluang bagi publik untuk memahami keterkaitan antara ekspresi visual dan perkembangan estetika musik masa kini.
Di mana dan bagaimana melihat karya
Bagi yang berada di London, potret tersebut dapat dilihat langsung di History Makers Now. Ruang pamer baru ini menyorot sosok-sosok yang memengaruhi budaya kontemporer melalui berbagai disiplin, termasuk musik, mode, dan seni visual. Informasi lebih lanjut mengenai jam buka dan ketentuan kunjungan dapat diperoleh melalui situs resmi National Portrait Gallery.
Selain akuisisi potret, pekan ini juga menjadi periode penting bagi Charli XCX di luar galeri: ia baru saja merilis album studio terbaru yang berpusat pada tema seni dalam format Music, Fashion, Film. Di dunia film, trailer untuk Sacrifice, garapan Romain Gavras yang turut dibintangi Charli bersama Yung Lean, juga baru dirilis—sebuah tambahan yang menegaskan kehadirannya lintas medium.
Akuisisi potret oleh National Portrait Gallery memperkuat hubungan timbal balik antara musik dan citra visual dalam karier Charli XCX, sekaligus mengukuhkan posisi Harley Weir sebagai fotografer yang mampu menjembatani estetika fesyen dan bahasa seni rupa kontemporer. Bagi publik, kesempatan melihat karya ini adalah momen untuk menyaksikan bagaimana sebuah potret bisa merekam dan menyampaikan identitas artistik yang lebih luas.
