Skip to content

Menu

  • Home
  • Beauty
  • Celebrities
  • Fashion
  • Food & Recipes
  • Health & Fitness
  • Home & Decor
  • Movies
  • Travel
  • Contact

Arsip

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025

Calendar

Juni 2026
M S S R K J S
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
« Mei    

Kategori

  • Beauty
  • Celebrities
  • Fashion
  • Food & Recipes
  • Health & Fitness
  • Home & Decor
  • Movies
  • Travel

Copyright antiquesatthelaurel 2026 | Theme by ThemeinProgress | Proudly powered by WordPress

antiquesatthelaurel
  • Home
  • Beauty
  • Celebrities
  • Fashion
  • Food & Recipes
  • Health & Fitness
  • Home & Decor
  • Movies
  • Travel
  • Contact
You are here :
  • Home
  • Beauty
  • Pesona Mutiara: Pameran Seni Rayakan 30 Tahun Hoseki Jewelry Art
pesona mutiara - ilustrasi berita Pesona Mutiara: Pameran Seni Rayakan 30 Tahun Hoseki Jewelry Art
Written by alya.putriJuni 24, 2026

Pesona Mutiara: Pameran Seni Rayakan 30 Tahun Hoseki Jewelry Art

Beauty Article
0 0
Read Time:3 Minute, 30 Second

Pesona mutiara menjadi benang merah dalam pameran yang menandai 30 tahun Hoseki Jewelry Art. Alih-alih meluncurkan koleksi perhiasan baru, rumah perhiasan Filipina ini memilih merayakan ulang tahun melalui pameran seni bertajuk “The Allure of Pearls.”

pesona mutiara - ilustrasi berita Pesona Mutiara: Pameran Seni Rayakan 30 Tahun Hoseki Jewelry Art

Pameran yang berlangsung bekerja sama dengan Art Lounge Manila di The Podium, Mandaluyong City, menampilkan serangkaian karya yang menggali nilai simbolis mutiara: kecantikan, ketahanan, kesabaran, dan transformasi. Koleksi ini merangkum perjalanan tiga dekade Hoseki dalam merancang benda yang tak hanya dipakai, tetapi juga dilestarikan dan diwariskan.

Pesona mutiara sebagai inspirasi

Tema “pesona mutiara” dihadirkan lewat berbagai medium. Selain karya perhiasan, pengunjung menemukan lukisan, instalasi, dan karya mixed-media yang mengambil bentuk dan kilau mutiara sebagai titik tolak kreativitas. Manifestasi visual mutiara ini bukan sekadar dekoratif; karya-karya tersebut berupaya menangkap nilai-nilai yang melekat pada benda alam itu—dari proses terbentuknya hingga makna emosional yang melekat pada tiap butir.

Kolaborasi perancang dan seniman kontemporer

Pameran mempertemukan nama-nama penting seni kontemporer Filipina, termasuk Flor Baradi, Percival Cruz, Joe Datuin, Ramon Orlina, Anna Orlina, Roel Obemio, serta Knoi Esmane. Kumpulan seniman ini menafsirkan mutiara dalam ragam pendekatan, sehingga pengunjung dapat melihat dialog antar-wacana antara perhiasan sebagai objek pakai dan seni rupa sebagai objek pandang.

Salah satu karya yang menjadi pusat perhatian adalah penghormatan Roel Obemio terhadap lukisan ikonik Johannes Vermeer, “Girl with a Pearl Earring.” Selain itu, terdapat juga lukisan di atas kanvas berbentuk bola yang secara langsung terinspirasi dari bentuk mutiara, menegaskan bagaimana motif alamiah dapat diolah menjadi narasi visual baru.

Karya Fai Co: dari perancang perhiasan ke seni visual

Pendiri Hoseki, Fai Co, yang dikenal luas sebagai perancang perhiasan internasional, menggunakan pameran ini untuk meluncurkan langkah seriusnya ke ranah seni visual. “Saya telah menjadi pembuat perhiasan seumur hidup, dan sekarang saya menciptakan karya seni,” ujarnya, mengakui bahwa pameran ini sekaligus menjadi titik awal karya seni di luar perhiasan.

Baca juga: Sheraton Maui Tunjuk Kaleo Kenui sebagai General Manager

Di salah satu ujung ruang pamer terdapat dinding yang dipenuhi karya-karya Fai. Menggunakan pengalaman puluhan tahun dalam desain, karya-karya mixed-media ini memasukkan mutiara, batu permata, aluminium alloy, resin berharga, Signity zirconia, Plique-à-Jour enamel, dan cubic zirconia. Tekstur dan dimensi yang dihasilkan membuat karya-karya tersebut terasa lebih seperti objek taktil dan sculptural daripada lukisan tradisional.

Karya-karya Fai dipajang dengan latar kain velour hitam dan bingkai yang dicat emas, sehingga memancarkan kilau warna dan tekstur bak kotak perhiasan raksasa yang diubah menjadi seni. Ia menegaskan bahwa karya-karyanya dimaksudkan untuk ruang privat: “Orang bertanya, ‘Bisa saya letakkan ini di ruang tamu?’ Mereka tergoda karena ingin menyentuh atau menarik hal-hal di sana. Tetapi karya-karya ini seharusnya diletakkan di tempat yang sangat intim—kadang kamar tidur atau meja rias. Lebih spesifik, untuk tempat yang kami sebut boudoir.” Pernyataan ini menekankan niat Fai agar karya diposisikan sebagai objek pribadi yang menyimpan kenangan.

Dialog antara tradisi dan inovasi

Bagi Knoi Austria Esmane, partner sekaligus chief creative officer Hoseki, peringatan tiga dekade ini bukan sekadar ulang tahun, tetapi cerminan ketahanan dan pertumbuhan. “Tiga puluh tahun adalah tonggak yang luar biasa. Keberlangsungan bukan hanya ukuran waktu tetapi bukti ketahanan, pertumbuhan, dan kemampuan untuk tetap terinspirasi sambil setia pada identitas sendiri,” ujarnya.

Dialog antara tradisi—keahlian pengerjaan perhiasan—dan inovasi—penafsiran seni kontemporer—membentang di seluruh pameran. Mutiara, yang telah memikat berbagai kebudayaan selama berabad-abad, dihadirkan kembali dengan interpretasi segar: dari detail ornamentasi perhiasan hingga bentuk kanvas bulat dan instalasi bercahaya.

Hoseki sendiri dikenal karena koleksinya yang dapat dikoleksi dan dipakai serta telah meraih lebih dari 30 penghargaan desain internasional. Pameran ini, dengan menampilkan puluhan karya dari perancang dan seniman, sekaligus memperlihatkan bagaimana bahasa perhiasan dapat melintasi batas antara fungsi dan estetika, antara benda yang dipakai dan benda yang dipandang.

Di tengah gemerlap materi dan teknik, pameran ini mengajak pengunjung merenungkan makna keindahan yang bertahan, proses transformasi, serta nilai kesabaran yang melekat pada proses alamiah dan kreatif. Dalam kata-kata Fai, “Kesenian sejati tidak mengenal batas,” sebuah simpulan yang merangkum motivasi di balik pameran yang merayakan warisan sekaligus membuka arah baru bagi karya dan perhiasan.

Baca juga berita lainnya:

  • Taylor Swift dan red lip tahan lama: Pensil Bibir Smashbox $24 yang Terlihat di Amazon
  • RM museum Korea: Pemimpin BTS Jadi Wajah Museum Nasional Korea

Share

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

About Post Author

alya.putri

alya.putri.maheswari@antiquesatthelaurel.com
https://www.antiquesatthelaurel.com/
Happy
Happy
0 0 %
Sad
Sad
0 0 %
Excited
Excited
0 0 %
Sleepy
Sleepy
0 0 %
Angry
Angry
0 0 %
Surprise
Surprise
0 0 %

You may also like

Ide Gift Premium yang Bisa Anda Temukan di METRO Great Sale One Day Super Special

Sheraton Maui Tunjuk Kaleo Kenui sebagai General Manager

Taylor Swift dan red lip tahan lama: Pensil Bibir Smashbox $24 yang Terlihat di Amazon

Tags: Fai Co, Hoseki Jewelry Art, Knoi Esmane

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%
(Add your review)

Arsip

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025

Kategori

  • Beauty
  • Celebrities
  • Fashion
  • Food & Recipes
  • Health & Fitness
  • Home & Decor
  • Movies
  • Travel

partnersite

https://ghjefejdh88.site/

sakura118

https://sakura118real.com/

sakura118

https://sports-totosite.com/

 

https://www.retconomynow.com/

 

https://gumushanehbr.com/

 

https://heylink.me/vipskr118/

 

https://heylink.me/exmivip/

 

https://heylink.me/officialsakura118resmi/

 

https://jodoh88-official.com/

 

https://musikgalerie.com/author/admin/

 

https://unikhams.ac.id/jet-popup/layanan/

Copyright antiquesatthelaurel 2026 | Theme by ThemeinProgress | Proudly powered by WordPress